Sobat Jurnal, Sanggau, Kalbar – Sebuah video yang memperlihatkan aksi protes warga di SPBU Kembayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, viral di media sosial pada Jumat (21/8/2026). Peristiwa tersebut disebut dipicu dugaan pengisian bahan bakar minyak (BBM) menggunakan puluhan jeriken yang didahulukan dibanding antrean kendaraan masyarakat.
Dalam video yang beredar di berbagai platform media sosial, terlihat sejumlah warga menyampaikan protes kepada pihak yang berada di area SPBU. Suasana di lokasi tampak dipenuhi kendaraan yang mengantre untuk mendapatkan BBM.
Berdasarkan informasi yang beredar bersama video tersebut, warga mengaku telah mengantre cukup lama.
Mereka kemudian meluapkan kekesalan setelah melihat pengisian BBM ke sejumlah jeriken diduga dilakukan lebih dahulu, sehingga antrean kendaraan roda dua maupun roda empat disebut semakin panjang.
Video Protes Warga Ramai Dibagikan
Rekaman video dari lokasi kejadian dengan cepat menyebar di media sosial dan menjadi perhatian warganet.
Dalam unggahan tersebut, narasi yang beredar menyebutkan bahwa puluhan jeriken mendapatkan layanan pengisian BBM sebelum kendaraan masyarakat umum.
Unggahan itu memicu beragam komentar dari pengguna media sosial. Sebagian mempertanyakan mekanisme pelayanan di SPBU, sementara lainnya meminta adanya penjelasan dari pihak pengelola terkait kejadian tersebut.
Meski demikian, informasi yang beredar di media sosial masih berupa klaim yang belum dapat dipastikan kebenarannya secara resmi.
Redaksi Masih Menunggu Konfirmasi Resmi
Hingga berita ini diterbitkan, Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak pengelola SPBU Kembayan maupun instansi terkait untuk mengetahui kronologi lengkap kejadian.
Redaksi juga masih menunggu penjelasan mengenai dugaan pengisian BBM menggunakan puluhan jeriken, mekanisme pelayanan di SPBU, serta penyebab terjadinya aksi protes warga.
Perkembangan informasi akan diperbarui setelah ada keterangan resmi dari pihak berwenang maupun pengelola SPBU.



