Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sobatjurnal.com, Sanggau, Rabu (21‑Oktober-2026) – Siang ini, halaman depan Kantor DPRD Kabupaten Sanggau dipenuhi puluhan truk beserta para sopir yang menggelar aksi demonstrasi. Para peserta aksi memprotes harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai semakin mahal serta kelangkaan stok BBM yang sering terjadi di wilayah ini.

 

Koordinator aksi, Bapak Andi, mengatakan keluhan utama para sopir adalah biaya operasional truk membengkak drastis akibat kenaikan harga BBM. Selain itu, sering terjadi antrean panjang dan kesulitan mendapatkan stok BBM di sejumlah pom bensin sehingga mengganggu jadwal pengiriman barang dan pendapatan mereka.

“Setiap hari kami beroperasi, tapi sekarang hampir tidak untung. Kadang harus antre berjam‑jam baru dapat BBM, bahkan kadang kosong sama sekali. Kami minta pemerintah daerah segera tangani masalah ini,” ujarnya di depan kantor DPRD.

 

Para demonstran juga menyampaikan surat permohonan kepada pihak DPRD Sanggau yang berisi tuntutan:

 

1. Pemerintah daerah meminta kepastian pasokan BBM agar tidak langka lagi di wilayah Sanggau

2. Peninjauan kembali harga BBM agar lebih terjangkau bagi sopir truk dan masyarakat umum

3. Pengawasan terhadap penimbunan stok BBM yang diduga terjadi

 

Petugas keamanan dan kepolisian yang bertugas di lokasi mengamankan jalur dan memastikan aksi berjalan tertib. Perwakilan Komisi II DPRD Sanggau menerima surat tuntutan dan menyatakan akan mempelajari keluhan para sopir, lalu mengajak pihak terkait seperti Pertamina dan Dinas Perdagangan untuk membahas solusi dalam waktu dekat.

 

Sampai berita ini disampaikan, para sopir masih berkumpul di depan kantor DPRD sebelum akhirnya membubarkan diri secara bertahap setelah janji tanggapan dari dewan.

 

(Say)